About Me
Berusaha semaksimal mungkin untuk membantu orang-orang yang membutuhkan pertolongan saya. Tak akan pernah berpangku tangan dalam hal sosial. menebarkan virus-virus jiwa optimis dan semangat juang yang tinggi dalam hal positif :)
Páginas
About this blog
Blog ini sengaja saya buat untuk membantu para mahasiswa psikologi pada khususnya dalam berbagai hal tentang dunia psikologi. Semoga dengan adanya blog ini semua kebutuhan teman-teman dapat terpenuhi :)
Total Pageviews
Diberdayakan oleh Blogger.
Labels
- karakter orang (1)
- motivasi (1)
- pikiran (2)
- praktikum (3)
About Me
- Unknown
Buscar
Rabu, 12 Juni 2013
Karakter Orang Suka Bohong Dan Penyebab Orang Berbohong
Beberapa waktu yang lalu sebuah penelitian yang dilakukan di
Amerika oleh NIMH (National Institute of Mental Health) sebuah badan yang meneliti
tentang kesehatan dan jiwa manusia merilis hasil penelitian mengenai apa
penyebab yang sering menjadi alasan orang untuk berbohong. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa dalam seminggu, orang berbohong terhadap 30% orang lain dalam
komunitasnya. Untuk kategori mahasiswa malah menunjukkan angka 38% jumlah orang
yang mereka bohongi. Jadi kira-kira, dari 100 orang yang diajak berinteraksi
dalam seminggu, maka ada 38 orang yang telah dibohongi. Hasil ini tidak
menjamin bahwa seorang dengan tingkat pendidikan tinggi akan memiliki nilai
persentase kebohongan yang relatif kecil. Apabila kebohongan memang suatu hal
yang wajar dilakukan, tentunya ada alasan yang melatarbelakangi mengapa bohong
menjadi penting dilakukan.
Ada 4 faktor penyebab orang berbohong
Hasil penelitian berhasil menyimpulkan alasan orang
berbohong :
1. Faktor kepribadian, yakni adanya pribadi-pribadi tertentu
yang cenderung untuk selalu berbohong
2. Faktor konteks sosial, yakni adanya konteks sosial
tertentu yang membuat orang melakukan kebohongan.
3. Faktor kemanfaatan bagi pembohong, yakni adanya
kemanfaatan yang dicapai bagi pelaku kebohongan.Terutama jika kebohongan itu
memberikan keuntungan bagi si pelaku.
4. Faktor kemanfaatan bagi orang lain yakni adanya
kemanfaatan bagi orang lain. Terutama bagi orang yang dianggap penting bagi
dirinya.
Faktor kepribadian penyebab kebohongan
Benarkah kepribadian seseorang sangat berperan penting
dilakukannya suatu kebohongan? Lalu benarkah ada kepribadian atau karakter yang
menganggap bohong wajar dilakukan dan menjadi rutinitas sehari-hari? Biasanya,
mereka yang melakukan kebohongan jauh lebih banyak daripada umumnya orang
disebut pseudologia fantastica. Adapun kecenderungan patologis untuk secara
rela dan sadar berbohong dan membuat cerita khayalan disebut mythomania. Gejala
ini akan tampak jika orang yang berbohong dihadapkan pada fakta yang
sebenarnya. Bagi mereka yang mempunyai karakter maniak, akan berusaha
mempertahankan kebohongannya sebisa mungkin dengan argumen-argumen pendukung
yang sengaja ia cari atau ia ciptakan untuk memperkuat alibinya.
Para penderita mythomania memiliki kecenderungan sangat kuat
untuk membuat cerita bohong pada orang lain namun bukan karena ingin
membohongi. Mereka berbohong lebih karena keinginan mendapatkan perhatian lebih
besar. Jadi, bila Anda mengalami keinginan sangat kuat untuk lebih diperhatikan
oleh orang lain, lalu karenanya mengarang cerita bohong, dan Anda sering
melakukannya maka Anda, mengalami mythomania.
Menurut beberapa psikolog, ada tipe kepribadian tertentu
yang cenderung untuk melakukan kebohongan lebih banyak daripada orang lain.
Berbeda dengan mythomania yang merupakan kecenderungan karakter orang yang
hanya ingin diperhatikan. Suatu kepribadian tertentu yang dianggap normal namun
cenderung untuk lebih mudah berbohong. Seperti apakah kepribadian tersebut?
Jika anda menemui orang yang suka memanipulasi baik itu
ucapan maupun tindakannya itulah kepribadian manipulatif suatu karakter yang
lebih suka memanipulasi segala sesuatu, Orang seperti ini lebih memperhatikan
penampilan psikis maupun fisik namun lebih mudah melakukan interaksi sosial
dengan orang lain (sociable). Hasil penelitian dari para ahli menemukan bahwa
orang dengan karakter ini lebih memiliki tingkat kebohongan yang tinggi. Anda
boleh percaya dan waspada jika bertemu dengan orang dengan tipe kepribadian
tersebut, walaupun untuk pembuktian apakah ia berbohong atau tidak anda harus
bekerja keras mencari pembuktian.
Label:
karakter orang
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar